Dividers
Dividers

Kamis, 26 April 2012

MASALAH DALAM TES TOEFL PADA PAGIAN LISTENING



MASALAH DALAM TES TOEFL PADA PAGIAN LISTENING, diantaranya :
  
NAMA        : YULIANTI
NPM           : 23209648
KELAS         : 3EB06

MASALAH-MASALAH YANG SERING DITEMUKAN DALAM TES TOEFL PADA PAGIAN LISTENING, diantaranya :
1.     Suara yang diputar kurang jelas.
2.     Suara yang dalam percakapan terlalu cepat.
3.     Kurang konsentrasi untuk mendengarkan.
4.     Tidak terbiasa mendengarkan percakapan bahasa inggris.
5.     Tidak pernah mencoba untuk melatih percakapan dengan bahasa inggris.
6.     Kurang menguasai kosakata.
7.     Terlalu lama menyimpan dan mengingat-ingat vocabulary baru.
8.     Peserta tes toefl sering menghafal pertanyaan yang kira-kira akan keluar dalam tes.
9.     Panik, cemas sehingga mengganggu dalam ketenangan mendengarkan dan fokus mengerjakan.
10.                       Berbicara atau ngobrol dengan orang  lain.
11.                       Tidak tenang
12.                       Tidak fokus dalam mendengarkan
13.                       Lebih memperhatikan hal lain daripada mendengarkan percakapan dan petunjuk yang sedang diputar.
14.                       Mencontek, sehingga akan ketinggalan dalam mendengarkan percakapan.

STRATEGI UNTUK MENGHADAPI MASALAH SOAL  TOEFL.
A. PREPARATION 
1.     Konsentrasikan diri pada listening (mendengarkan), structure (tata bahasa), writing (menulis), dan reading (membaca). 
Hindari memfokuskan diri untuk mempelajari vocabulary (kosa-kata). Mempelajari (kosa-kata) baru saja bisa menjadi hal yang sia-sia karena bisa saja kata-kata yang sudah kita pelajari malah tidak keluar dalam ujian TOEFL. Hal ini sangat mungkin terjadi karena sistem kosa-kata dalam bahasa Inggris sangat besar dan ada ribuan kata yang memiliki kemungkinan keluar dalam Tes TOEFL.
Akan lebih baik, jika kita berlatih Listening dan Reading karena semakin sering kita berlatih, skill atau kemampuan Listening dan Reading kita juga akan semakin meningkat. Skill yang terasah melalui latihan dan pengalaman akan sangat berguna saat mengerjakan tes TOEFL dan hampir bisa dipastikan nilai TOEFL kita akan meningkat.
2.     Hindari Cara Belajar Sistem Kebut Semalam.
Cara belajar terbaik untuk tes TOEFL, adalah meluangkan waktu sedikitnya 1 jam setiap hari untuk belajar atau mengulang pelajaran. Banyak penelitian serta pengalaman yang saya ketahui membuktikan bahwa belajar rutin setiap hari untuk waktu yang singkat, 1 jam misalnya, lebih menjamin pencapaian hasil belajar yang maksimal daripada belajar sekali seminggu selama 7 jam non-stop.
3.     Tidak perlu menghapalkan pertanyaan dari latihan tes TOEFL maupun buku-buku TOEFL manapun.
Pertanyaan yang mungkin muncul dalam tes TOEFL memang akan serupa atau sejenis dengan pertanyaan-pertanyaan dalam latihan tes TOEFL, akan tetapi mereka tidak akan sama persis.
4.     Ketika mengerjakan latihan tes TOEFL, cobalah terapkan seluruh kemampuan dan pengetahuan yang kita miliki.
Tidak perlu tergesa-gesa dalam mengerjakan soal-soal latihan TOEFL. Ingat, bahwa kita sedang berlatih.
5.     Setelah mengerjakan latihan TOEFL, periksalah jawaban anda dan cocokkan dengan kunci latihan TOEFL.
Pikirkanlah dan pahamilah alasan jawaban yang benar. Bisakah anda menjelaskan kepada diri sendiri mengapa jawaban tersebut benar? Juga, apakah suatu pertanyaan serupa dengan pertanyaan yang pernah anda temui sebelumnya?


B. MATERIAL:
1.     Section 1 (Listening):
·        Perbanyak Listening (mendengarkan) siaran berita atau laporan cuaca berbahasa Inggris di TV atau radio, film-film dokumenter berbahasa Inggris, serta siaran-siaran pendidikan lainnya yang berbahasa Inggris.
>> Dalam beberapa kasus, menonton film berbahasa Inggris juga dapat membantu meningkatkan skill Listening.
·        Bergabunglah dengan English Club atau Conversation Club dan jika mungkin bergaullah dengan orang-orang yang menggunakan American English, karena TOEFL adalah tes yang menggunakan American English, bukan British English.
2.     Section 2 (Structure):
·        Gunakan buku-buku grammar untuk tingkat advanced (mahir).
·        Ikutilah kursus-kursus bahasa Inggris dan perbanyak mengerjakan latihan-latihan grammar.
3.     Section 3 (Reading):
·        Perbanyaklah membaca artikel di koran atau majalah berbahasa Inggris, katalog, bulletin, brosur, dan hal-hal yang menarik minat di ensiklopedia berbahasa Inggris.
·        Bacalah artikel-artikel tentang berbagai macam topik, misal sejarah Amerika, budaya, pengetahuan sosial, dan pengetahuan alam/sains.


C. TEST-TAKING

1.     Bersikaplah tenang saat ujian.
·        Jangan panik.
>> Panik hanya akan merusak konsentrasi dan bisa berdampak buruk terhadap hasil tes.
>> Jika anda merasa cemas atau panik, pejamkan mata, berdoalah, dan katakan pada diri anda sendiri, "Aku tidak akan panik, karena aku sudah siap." Lalu tarik napas beberapa kali dengan pelan tapi dalam, lalu hembuskan keluar dengan pelan dan rasakan bahu anda turun dengan perlahan-lahan.
2.     Konsentrasi pada soal.
·        Jangan berbicara. Pusatkan perhatian.
·        Jangan memperhatikan apapun di ruangan kecuali soal serta jawaban yang paling benar.
·        Jangan berpikir tentang nilai maupun nasib anda setelah tes TOEFL.
>> Jika hal itu terjadi, paksalah diri anda sendiri untuk kembali berkonsentrasi pada soal-soal TOEFL.
3.     Jangan menghabiskan waktu terlalu lama untuk mengerjakan suatu soal.
·        Jika anda tidak bisa menjawab dengan pasti atau tidak memiliki jawaban, lakukan yang terbaik.
·        Pilih jawaban yang memiliki peluang besar sebagai jawaban yang benar.
·        Lalu bersiap-siaplah untuk mengerjakan soal berikutnya.
4.     Jangan mencontek.
·        Sekalipun misalnya ada kesempatan, atau anda ingin membantu teman, atau anda takut nilai anda jelek, jangan sekali-kali menipu diri sendiri dengan mencontek. Pada tes TOEFL, mencontek adalah masalah yang serius. Jika anda tertangkap basah, tes TOEFL anda tidak akan dinilai. Bahkan, tindakan hukum bisa diambil oleh Educational Testing Service (ETS) apabila kasusnya cukup serius. Jadilah diri sendiri.
5.     Jawablah semua soal.
·        Dalam tes TOEFL, tidak ada pengurangan nilai/penalty terhadap jawaban yang salah. Jadi untuk memperbesar peluang jawaban benar, jawablah keseluruhan soal.
·        Jika tidak yakin dengan jawaban kita, pilihlah jawaban yang memiliki kemungkinan terbesar sebagai jawaban yang benar.

*    Pada dasarnya, dalam tes TOEFL dan tes apapun, sikap adalah faktor penting dalam keberhasilan. Anda harus mampu memiliki pola pemikiran yang positif.
*    Selalu katakan kalimat-kalimat motivasi kepada diri anda sendiri, seperti "Aku pasti bisa."
*    Jangan lupa, bergaullah dengan orang-orang yang juga memiliki sikap yang positif, yaitu orang-orang yang selalu membuat anda optimis dan selalu mendorong untuk berhasil.

sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar